Friday, October 21, 2011

Hikmah Diam


Pertama:
Merupakan Ibadah tanpa harus penat
Kedua:
Merupakan hiasan diri tanpa perhiasan

Ketiga:
Wibawa tanpa kekuasaan

Keempat:
Benteng tanpa dinding

Kelima:
Tidak perlu meminta maaf kepada siapapun

Keenam:
Malaikat pencatat amal menjadi rehat :D

Ketujuh:
Penutup keburukan dan sisi-sisi kejahiliyahan diri


Dengan diam, anda mendapatkan kekuatan hebat untuk berfikir secara mendalam tentang apa yang terjadi di sekelilingmu, serta dapat konsentrasi dengan penuh tentang rasionalitas suatu jawaban.

Dengan diam anda telah menguasai orang-orang yang ada di hadapan anda melalui pandangan mata anda yang mengandung banyak makna tersembunyi, yang membuat mereka kebingungan dalam memberikan tafsirnya.

Diam yang disertai sedikit gerak pisik dan isyarat mata telah memaksa orang yang ada di hadapan anda harus banyak mengungkapkan isi hatinya, sehingga ia lebih banyak berbicara daripada yang seharusnya ia berbicara.

Bisa jadi diam terasa oleh orang lain sebagai serangan terselubung yang menjadikannya semakin mendongkol, sehingga anda menjadi lebih kuat tanpa harus berbicara dan bercapek-capek.

Diam bisa menjadi solusi paling jitu dalam menghadapi berbagai problema rumah tangga ringan yang bertumpuk-tumpuk.

Di saat-saat genting, diam dapat melahirkan sikap dihormati, sebaliknya, perlawanan dan perdebatan dapat melahirkan sikap semakin menjauh dan dendam.

Dengan diam, anda telah menghancurkan berbagai senjata orang yang berseteru denganmu, serta menelanjangi mereka dari kemampuannya untuk melanjutkan kosa katanya.

Diam telah menjadi guru yang baik agar anda belajar menjadi pendengar yang baik, di mana banyak orang telah kehilangan sifat ini.

Penulis: Ustadz Musyafa Ahmad Rahim (PKS, Indonesia)

Wednesday, October 19, 2011

Bagaimana ku jelaskan cinta....

Bagaimana ku jelaskan cinta karena itu tak dapat dijabarkan
Sesuatu yang indah terlahir dari rasa
Dan rasa itu karunia Ilahi

Bagaimana ku jelaskan cinta bila malu selalu melandaku
Semua rasa itu malu rasa bahagia
Takut dan cemburu pun karunia Ilahi

Dari sujud ke sujud sejuta doa ku lantun untuk cinta
Dalam hati anak-anak manusia hablumminannas
Dari sujud ke sujud ku tasbihkan hanya untuk cinta
Subhanallah cinta kita terus bertasbih


Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah
dari sujud ke sujud




Tuesday, October 18, 2011

Islam @ islam


salam alaikum warahmatullahi ,wabarakatuh, wamaghfiratuh, waridhwanuh...

Soalan Pembukaan untuk semua. Bezakan:

Saya Lari.
Saya lari.

Sudah bezakan? Ini maksudnya...

*******************************************************************************************
Rasanya semua pembaca lulus cemerlang dalam bahasa melayu bukan. Cuba refresh kembali perbezaan "kata nama khas" dan "kata kerja". Ya, kata nama khas mesti ditulis dengan huruf besar bukan seperti Nur, Perdana Menteri dan sebagainya. Manakala kata kerja merujuk kepada melakukan sesuatu seperti membaca, mengaji dan sebagainya.

Untuk menjelaskan soalan di atas, jelas Saya Lari merujuk kepada nama seseorang, dan Saya lari pula merujuk kepada sesuatu perbuatan.

Amat jelas bukan antara nama khas dan nama kerja. Begitulah juga sekiranya ana me'relate'kan teori di atas dengan Islam atau islam.

Saya Islam?
Saya islam?

Mana satu pilihan anda?

Sekiranya kita hanya "Islam", benarlah itu sekadar nama khas yang kita gunakan untuk merujuk identiti. Tetapi sekiranya kita menyatakan bahawa saya "islam" nescaya kita melakukan segala suruhan dan menjauhi larangannya selari dengan perintah-Nya. Itulah islam yang sepatutnya kita pilih. islam yang merujuk kata kerja bukan Islam kata nama khas.

Hakikat pada zaman sekarang, sangat ramai Islam daripada islam. Islam hanya pada nama tapi bukan islam pada perbuatan. Ana muhasabah diri sendiri.

Ana sering berusaha + berdoa semoga ana menjadi seorang muslim yang bertambah baik dari hari ke hari. Setiap hari ada pembaikan @ pengislahan.

Untuk menjadi seorang islam, harus menongkah banyak arus. Perlu melawan kehidupan. Bukan menjadi Islam yang hanya sekadar pada nama.




I LOVE ALLAH.
Aim : Become a better Muslim.
Change for the sake of ALLAH


Wednesday, October 5, 2011

Kelebihan

Kelebihan diri kadang kala mengundang perasaan kurang senang pada orang lain. Entahlah,manusia kadang-kadang memang sukar difahami.


Sejak akhir-akhir ini ana seperti menjadi "budak suruhan" oleh seseorang yang sangat ana hormati. Mungkin perkataan "budak suruhan" itu kurang sesuai digunakan kerana ana lakukan semua tugasan itu dengan rela bukan paksa rela. Tapi ana gunakan juga perkataan "budak suruhan" itu kerana untuk memahamkan seseorang yang ana rasa mula kurang senang dengan apa yang ana lakukan sekarang.


Bukan mudah menjadi seorang yang dipercayai seseorang. Mengalas tanggungjawab untuk sesuatu urusan dalam tempoh jangka panjang sehingga semuanya selesai 100%. Ke sana ke mari. Berjumpa dan berinteraksi dengan pelbagai orang,jawatan,jabatan dan bangunan. Sehingga urusan sendiri terganggu dan tidak selesai-selesai.


Bukan ana yang minta dipuji. Bukan ana yang meminta-minta pemberian. Dan semua kelebihan yang ana dapat hasil dari pengorbanan ana dulu-dulu.




Jika kamu minta untuk disukai, belajarlah untuk meyukai orang lain.

Jika kamu minta untuk disayangi, belajarlah untuk menyayangi orang lain.

Jika kamu ingin menjadi orang yang mudah tersenyum sepanjang masa, belajarlah untuk tabah.

Jika kamu ingin untuk menjadi orang yang berpengatahuan, belajarlah bersungguh-sungguh dan kuatkan semangat.

Jika kamu ingin menjadi orang yang peramah dan mudah didekati, jadilah DIRI ANDA SENDIRI.






Saturday, September 17, 2011

Kafarah

Alhamdulillah, diuji dengan ujian kesihatan. Demam + sakit tekak + selsema. Faktor cuaca mungkin. Bila mula tak sihat, konsentrasi mula tergangggu. Banyak benda tak boleh fokus. Mula rasa memanjakan diri tapi segera terhapus sekiranya teringat akan buku. Tu pun salah satu penyakit ana dari dulu.

Sesungguhnya Sakit Adalah Kafarah Dosa

“Tiada suatu musibah pun yang menimpa seorang Muslim, melainkan dengannya Allah hapuskan (dosa-dosa kecil) darinya sampai-sampai sebatang duri pun yang menusuknya.”( Shahih Al-Bukhari, kitab Al-Mardla, no. 5640; Shahih Muslim, kitab Al-Birr wa Ash-Shilah, no. 2572.)

Dalam satu waktu, Rasulullah menjenguk Salman al-Fahrisi yang tengah berbaring sakit. Rasulullah bersabda.“Sesungguhnya ada tiga pahala yang menjadi kepunyaanmu dikala sakit. Engkau sedang mendapat peringatan dari Allah SWT, doamu dikabulkan-Nya, dan penyakit yang menimpamu akan menghapuskan dosa-dosamu.”

Rasulullah pun melarang untuk mencela penyakit. Ketika Ummu Saib sakit demam dan mencela penyakit yang menimpanya, Nabi bersabda. “Janganlah kamu mencela demam. Karena sesungguhnya demam itu menikis kesalahan anak cucu Adam sebagaimana bara api mengikis keburukan besi.” (HR. Muslim)

“Tidaklah orang Muslim ditimpa cobaan berupa penyakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan keburukannya, sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya.” (HR. Bukhari-Muslim)


Panggilan Bermesej

salam alaikum warahmatullahi ,wabarakatuh, wamaghfiratuh, waridhwanuh...

Sangat sulit mencari sesuatu yang bernama SAHABAT karena itu bagi siapapun yang sudah menemukan sesuatu yang bernama Sahabat harap jagalah perhubungan itu, rekatkan ikatannya jangan sampai terputus tali ikatannya sungguh bersyukur mereka yang telah menemukan sesuatu yang bernama Sahabat.

Wahai Sahabat tetaplah menjadi sahabatku, yang senantiasa menasihatiku, yang senantiasa merelekan waktumu untuk mendengarkan keluh kesahku, yang senantiasa memberiku semangat, yang senantiasa mensupportku untuk selalu maju menjadi yang terbaik, yang senantiasa mengingatkanku disaat aku lalai.

Wahai Sahabat terima kasih atas segala kebaikan akhlaqmu, terima kasih atas segala nasihat-nasihatmu, terima kasih atas segala semangat dan dukungan yang senantiasa kau berikan kepadaku, terima kasih atas segala peringatanmu, terima kasih atas segala waktumu, terima kasih karena telah mau menjadikan diri ini sebagai sahabatmu, terima kasih atas segala yang kau berikan untukku, terima kasih untukmu sahabat.

Wahai Sahabat dimana kau kini, kurindu akan nasihat-nasihatmu, kurindu akan peringatanmu, kurindu akan kehadiranmu disisiku. Sahabat dimanapun kau kini kuharap selalu ada senyum yang menghias di wajahmu, kuharap selalu ada ceria yang senantiasa terpancar diwajahmu, semoga kau bahagia sahabat.

Ya Allah jagalah sahabatku, lindungilah ia dengan perlindunganMu, kuatkanlah pancang kakinya agar selalu teguh berada dijalanMu, kuatkanlah jasadnya dengan segala anugerahMu, kuatkan ruhnya dengan ruhMu, buat ia tersenyum, semangat dan istiqamah dijalanMu, ya Allah izinkanlah kami kelak bisa bertemu di surgaMu. Ameen


Panggilan Bermesej Untuk Sahabat,kakak,adik...

K.Nurul Damia, nur rindu sangat dengan akak. Suka dengar akak bahasakan diri "kita". Rindu dengan tazkirah (mesti k.damia ckp "mulalah budak ni...)

Tiqa Sayang, nanti kita keluar bersama ea. Banyak sangat benda nak share. Sayang anti sampai syurga.

Budak ida, dah lama tak usik ida. Rindu naik moto ngan ida.Ingat lagi, ambik kuih jala kat bazaar berdua time IN-SOFT buat berbuka puasa bersama dulu-dulu. Banyak lagi kenangan best ngan ida. Rindu sangat.

Hanin cute, K.nur amat3 rindu kat hanin. Rindu sangat. Dulu selalu sangat tidur bilik hanin sampai bilik tu cukup 4 orang penghuni.

Dayah comel, dayah sihat ke? Dayah, syukran selalu juga layan k.nur sampai hati rasa touching bila tengok muka comel dayah. Peace Y0Y






Thursday, September 15, 2011

Topik: Facebook (mukabuku)


salam alaikum warahmatullahi ,wabarakatuh, wamaghfiratuh, waridhwanuh..

Alhamdulillah, baru sahaja meng"deactive"kan account facebook (fb). Lately rasa fb ni banyak mempengaruhi mood ana. Masakan tidak, hari-hari mesti nak buka fb. Tengok status kawan,tengok gambar yang orang upload, tengok perkembangan semasa untuk isu-isu yang menarik dan lain-lain. Asalnya nak tengok sekejap,tapi terlajak 2 3 jam dan mungkin berjam-jam. :D

Bagi ana, fb sesuatu yang interaktif. Mungkin salah satu medium yang baik untuk dimanfaatkan. Sebagai contoh, eratkan ukhuwah,sharing current issues, sharing information and knowledges and others. Memang tak dinafikan kebaikan sekiranya kita menggunakan dengan sebaiknya. Study ana pun banyak dibantu oleh perkongsian maklumat di rakan-rakan fb. Dan boleh dikatakan juga, fb salah satu cara untuk memantapkan iman.Sebagai contoh, sekiranya ana sedih,kecewa dengan sikap yang pelbagai atau ana ingin mengetahui hal-hal agama, ana sering mencari teman-teman sefikrah untuk berkongsi maklumat,bertukar pendapat dan bertanya soalan. Pendek kata, bermuhasabah diri pun boleh dilakukan di fb.

TAPI, bahana fb ni bukan calang-calang dashyatnya. Dari apa yang ana rasa dan perhatikan (pendapat peribadi dan pengalaman) status-status yang dinaikkan di fb, gambar-gambar yang diUploadkan mampu mengundang 1001 masalah. Kadang -kadang status sensitif yang kita naikkan di fb mampu mendatangkan fitnah dan melukai hati sahabat-sahabat kita tanpa kita sendiri sedari
. Dan mungkin status-status itu mampu menyebabkan pergaduhan,salah faham dan macam-macam lagi. Asalnya dari masalah yang kecil,akan berlarutan menjadi besar sekiranya luahan-luahan hati dinaikkan di status fb anda. Terdapat juga teguran-teguran yang kita lakukan di fb untuk sahabat-sahabat kita. Ana rasa mungkin kurang sesuai sebab fb adalah tempat public dan mungkin boleh menyebabkan fitnah dan perbalahan. Perlu diingat, kita semua menpunyai sekeping daging yang sensitif iaitu hati. Jika ada hati sahabat-sahabat kita yang terguris dek status atau teguran public kita di fb, mungkin masalah perhubungan akan bermula.

Secara kesimpulannya, semuanya terpulang pada diri kita sendiri. Sekiranya kita boleh gunakan fb ke arah kebaikan,gunakanlah. Tapi, berhati-hati dengan tindakan termasuk status, gambar dan sebagainya. Jaga batas hubungan lelaki perempuan, jaga kata-kata dan sebagainya. Ana tak kata fb ta boleh ea. Chill :D

Mungkin ada yang terfikir, apa beza fb dan blog? Mungkin natijahnya sama saja. Dan itulah yang ana katakan tadi,semuanya terpulang pada diri kita sendiri. Kita bukan sempurna tapi carilah kesempurnaan.

Any comments or opinions?......dipersilakan berkongsi pandangan.




Monday, September 12, 2011

S.T.U.D.Y & T.A.R.B.I.Y.A.H


Belajar,balajar dan terus belajar. Itulah perkataan,aktiviti yang amat ana senangi. Bergelumang dengan buku, berkampung di library, berperang dengan exam, bergelut dengan assigment, bertamu dengan lecturer, dan berdiskusi dengan sahabat sangat menyeronokkan ana. Kadang-kadang sampai satu tahap, susah untuk tidak bergelar pelajar. TAPI,ana tahu semua itu akan berakhir dalam masa 2 tahun ini. Jadi, sekarang ana akan nikmati student life sepenuhnya.

Sebenarnya, cara kita belajar mempengaruhi segala aktiviti kita yang lain (ok,share pengalaman sikit...) Masa diploma (semester 1) ana masih belum cekap menguruskan masa dan kehidupan. Bulan pertama, bulan kesedihan. Bulan kedua, bulan mengenal diri. Bulan ketiga, bulan baru nak kenal dunia sebagai pelajar universiti. Bulan keempat,baru rasa ada semangat nak belajar. Then, tup tup dah start exam. Memang sangat takut sebab belum cukup preparation. Hasilnya repeat 1 paper yang memang tak masuk otak time belajar.

Tapi, bila masuk semester 2 dan seterusnya kehidupan ana semakin stabil dan bermotivasi. Dan sebenarnya itu hasil dari TARDIYAH yang ana perolehi di sana. Pernah juga ana jatuh, tapi ana bangkit balik kerana TARBIYAH. Ingat lagi, sahabat-sahabat ketika itu banyak membantu ana. Sangat banyak.

Ok, pengalaman study dan persatuan. Apa yang paling penting di sini, perjalanan persatuan (dakwah) banyak memberi kesan pada pelajaran dan diri ana. Kerana persatuan yang banyak masalah itu membuatkan ana berani berbicara dan tidak gentar presentation. Kerana aktiviti persatuan membuatkan ana lebih berusaha keras untuk exam sehingga bersengkang mata pada waktu malam. Dan kerana TARBIYAH yang ana lalui sepanjang berpersatuan membuatkan ana tenang ketika exam. Persatuan itu banyak sangat kenangannya. Persatuan itu terlalu indah bila dikenang walaupun dugaannya sentiasa ada sehingga sekarang. Persatuan itu yang mengikat hati-hati kami sekarang. Memang, terlalu sukar ketika memegang persatuan. Semenjak ana teruskan pengajian di peringkat ijazah ana banyak keseorangan. (senyum) keseorangan ke meeting, tidur di masjid, jalan waktu malam... huh!! kenangan itu datang semula. Dalam masa yang sama, kekurangan demi kekurangan yang ada. Dan still masalah dengan masalah. Dan sehingga sekarang, perlu bertanya pada diri "apakah sumbangan aku untuk tarbiyah di sana?"...seperti tiada.. Cuma 1 yang selalu ukthi sayang katakan, DIA tidak memandang hasil,tapi usaha.InsyaAllah ada ganjaranNYA. Percayalah, kerja dakwah ini bukan kerja sia-sia, memang akan ada ganjaranya. Mereka-mereka yang faham di luar sana sentiasa berlumba-lumba untuk mencapai ganjaran tertinggi,ganjaran Mardhatillah. Redha Allah supaya dapat berlari ke syurga.

Dan 1 lagi yang ana rasa, bila ana study dan dihujani banyak dugaan.Tak kiralah dugaan dakwah, dugaan belajar,dugaan kawan-kawan dan sebagainya...Ana rasa DIA sangat membantu dan "ada" dengan ana. Sangat dekat dan rasa diri di guide. Jangan pernah takut dengan pointer jatuh, repeat paper, disisih kawan-kawan kerana keObsesaN kita dengan aktiviti persatuan dan dakwah tarbiyah, semua itu pasti ada penggantinya. Percayalah, DIA pasti akan sentiasa bagi yang terbaik buat diri kita

Berusahalah, berusaha selagi termampu. Buat terbaik untuk dakwah, buat terbaik untuk study. Ingatlah, bila berusaha pasti berjaya. Jangan pernah putus asa,jangan pernah berpaling. Beruntunglah kamu diberi peluang untuk mengenal jalan ini.

=D Teringat adik-adik di segamat.


Thursday, September 8, 2011

Boleh Tak saya?

salam alaikum warahmatullahi ,wabarakatuh, wamaghfiratuh, waridhwanuh..

Apa khabar hati,iman & amal kita? (Rindu soalan ni...) Harap semuanya bertambah selepas berakhirnya Universiti Ramadhan dan hari pengijazahan syawal.

Memang,lama sangat tak update blog. Bukan jarang online,bukan dah tak berminat berblogging,cuma sejak akhir-akhir ini banyak perkara yang perlu difikirkan. Ingin mencurahkan di blog tapi ketandusan idea pula. Akibatnya blog berhabuk tanpa berpenghuni.

Sejak akhir-akhir ini ada sesuatu persoalan berlegar-legar di minda. Ada sesuatu yang sedang dirancang. Ada perkara yang perlu dipertimbangkan.

Dan selepas berfikir-fikir, 1 keputusan telah dibuat. Saya ingin memisterikan diri. (^_^)

Boleh tak saya meyepikan diri seketika?
Boleh tak saya ingin mendiamkan diri sehingga kita berjumpa kembali dan saya sudah menjadi "seseorang"?
Boleh tak saya tak nak share something yang membuat saya tersenyum penuh kesyukuran sekarang?

Bila diimbas, banyak yang saya lalui sepanjang tempoh pengajian diploma dan ijazah.Cabaran dengan sahabat, cabaran dengan pensyarah, dan lain-lain.Semua itu membuat saya semakin ingin memisterikan diri. Saya ingin ke tempat baru. Semua baru.

Mungkin ada yang berfikir negatif bila membaca post ini, mungkin juga ada yang sedang geleng kepala, mungkin ada yang blur.. Tapi, inilah yang akan saya lakukan. Memisterikan diri.



Sunday, August 14, 2011

Pelangi Indah



Few days back has been an emotional one for me. But again, every thing happens for a reason and I can clearly see the hikmah beneath it. Even though the past few days were like series of unfortunate events, alhamdulillah.. they end in goodness.

Salah satu hikmahnya, dapat tarbiyah yang Allah itu sangat Maha Mendengar dan sangat Maha Penyayang. Dia beri ujian untuk menguji tahap pergantungan kita kepada Dia. Nak uji, sejauh manakah pengharapan kita kepada-Nya. Dia berikan ujian, agar belajar untuk sabar dan terus tabah. Benarlah jalan yang kupilih ini adalah jalan untuk mendekatkan diriku pada Dia.. Alhamdulillah.. terima kasih Allah kerana Kau berikan ujian ini dan akhirinya dengan kebaikan.

Permudahkanlah urusan-urusanku + janganlah Kau menyukarkannya + Ya, Allah.. Kau akhirikanlah ia dengan kebaikan..

“.. Allahumma yassir wa la tu’assir wa Rabbi tammim bil-khair”


Wednesday, July 27, 2011

Man Ana Ya Rabb....

Man Ana Ya Rabb...

Terkapai-kapai keresahan, diulik mimpi fatamorgana lalu...

Apakah kebahagiaan yang diimpikan bisa menjadi kenyataan atau ia sebenarnya sekadar ilusi bersama sisa-sisa dosa?

Adakah mentari pagi tidak akan bersinar lagi setelah senja melabuhkan tirai?

Kemuraman suasana senja mengheret jiwa menjadi suram tanpa cahaya pengharapan?

Ohhh tidak...

Tibanya malam, bertambah gelora hati ini.

Tidakkah aku terfikir senja yang muram, malam yang gelap hanyalah pusingan yang silih berganti dengan siang mentari pagi.

Tidak perlu menghukum diri untuk terus terbenam di dalam selut kemusnahan semata-mata kerana teringat kebodohan diri yang lalu.

Itu adalah permainan Syaitan yang cuba menangguk di air yang keruh. Kejayaan bagi Syaitan tidak dilihat pada kesilapan yang telah kita lakukan tetapi pada kesilapan seterusnya yang berkait-kait sehingga kita lemah dan melupakan pintu rahmat dan keampunan ALLAH S.W.T yang terbentang luas.

Kuatkan diri meniti kemuraman senja, kerana tiada kuasa yang dapat menghalang kehadirannya dan yakinlah ia pasti akan pergi apabila tiba masanya. Walaupun perginya disambut pula dengan kegelapan malam, namun hiasilah malam dengan ayat-ayat cinta dan butiran manik-manik suci.

Laluilah...

Insya-Allah...
kesabaran, ketakwaan dan keyakinan akhirnya membawa kegirangan tika mentari tiba.

Fahamilah bahawa apabila kita merubah fikiran sebenarnya kita merubah kehidupan,
Fahamilah rintangan paling besar untuk berjaya dan bahagia adalah ketakutan dan ketiadaan yakin diri untuk berubah,
Fahamilah kejayaan hanya untuk orang yang hendak berjaya dan menyiapkan dirinya untuk menerima kejayaan.
Keresahan dan ketakutan sebenarnya wujud dalam imaginasi.

Jangan biarkan ia mengawal diri sehingga kita jauh dari pengharapan yang dinanti,
Hikmah kehidupan perlu dihayati dan diselami,
Hayatilah, selamilah dengan redha-Nya di sisi.

Insya-Allah

Sunday, June 12, 2011

Kerana K.A.M.U


Keranamu sahabat,aku berubah....

Jika dulu aku seorang yang lalai dalam mengerjakan suruhan ALLAH, kini tak lagi.

Aku dahulukan suruhan Allah,sedikit demi sedikit aku jauhi kemungkaranNYA.

Ini bukanlah bermakna aku seorang yang suka melanggar perintah ALLAH,cuma aku seorang yang jahil,suka melengah-lengahkan waktu solat.Dalam sehari ,solatku x mencukupi 5 waktu,hanya 1 atau 2 waktu aje. Aku bukanlah seorang yang suka berpeleseran ataupun suka merayau ke sana sini. Kehidupan aku hanyalah di rumah dan di sekolah aje. Pagi berada di sekolah manakala petang berada di rumah. Begitu juga bila musim cuti sekolah menjelang,rumahlah tempatku beristirehat. Pendek kata kebanyakkan masaku dihabiskan di rumah. Rumahku Syurgaku.

Keranamu sahabat,aku berubah.....

Jika dulu aku seorang yang bahagia dengan kehidupan dunia,kini tak lagi.

Sebab ku tahu bahagia di dunia hanya sementara,akhirat jua kekal abadi.Kini kebahagiaan akhirat yang ku kejar,sedikit demi sedikit ku tinggalkan keseronokkan duniawi. Syurga ALLAH menjadi matlamatku kini.Solatku mencukupi 5 waktu sehari semalam dan disamping itu,aku alunkan irama merdu dari AL-QURAN setiap hari. Terasa damainya hati,ketenangan milikku jua. Dulu aku bahagia,kini aku lebih bahagia kerana hatiku telah ke serahkan kepada ALLAH. Cintaku kepadaNYA melebihi cintaku kepada diriku sendiri.Nikmatnya jatuh cinta kepada PENCIPTA,tiada tandingannya.

Keranamu sahabat,aku berubah.....

Jika dulu aku seorang yang gembira dengan apa yang aku miliki,kini tak lagi.

Sebab ku tahu gembira di dunia takakan membawaku kemana-mana,aku mahu gembiraku membawa diriku hingga ke syurga ALLAH. Aku sebagai insan biasa, serba kekurangan,ku sedar semua itu. Aku terlalu hina di sisiNYA. Seringkali ku alpa dengan nikmat dunia, aku tak mampu jadi yang terbaik..Aku menangisi hidupku yang sia-sia selama ini.Aku terlalu leka dengan nikmat dunia,sehingga ku terlupa pada kekasihku yang satu.Tapi DIA tak pernah buangkan aku jauh dari sisiNYA. DIA tetap sayangkan aku sebagai hambaNYA.

Keranamu sahabat,aku berubah....

Terima kasih sahabat, keranamu aku berubah.Sahabat yang sentiasa memberi peringatan padaku tentang solat. Solat yang wajib di tunaikan dengan segera.Sahabat yang sentiasa mengingatkan aku dengan amaran-amaran ALLAH.Sahabat yang sentiasa memberi nasihat untukku tanpa jemu-jemu. Sahabat yang sabar melayani kerenahku.Moga ikatan ukhwah antara kita berkekalan sepanjang hayat. JANJI denganku sahabatku.


UNTUKMU SAHABAT..

Ya Allah,

Kau berkatilah ukhwahfillah kami....

Kami hanya insan-insan kerdil yang menumpang buat sementara di atas muka bumi ini..

DariMu kami datang dan dariMu jualah kami kembali...

Ya Allah,

Ukhwahfillah yang kami bina ini...

Adalah dengan izinMu...

Andai ada di antara kami yang terpesong....

Maka kembalikanlah kami ke jalan kebenaran...

Dan jalan yang Engkau redhai.....

Ya Allah,

Engkau titipkanlah dalam hati kami...

Sifat saling hormat-menghormati...

Saling sayang-menyayangi....

Saling kasih-mengasihi....

Agar ikatan ukhwahfillah ini...

Tidak akan terlerai....

Biarkan ianya tersimpul.....

Ya Allah,

Hanya takdirMu yang akan...

Memisahkan ikatan ukhwafillah....

Yang kami bina ini...

Andai itu telah tersurat...

Kami pasrah.....ya Allah

AMIN YA RABBAL 'ALAMIN.

Sahabat....

Seandainya hatimu terluka dan tercalar keranaku.......

Ampun dan maaf ku pohon........

Sahabat......

Terima kasih kuucapkan.....

Kerana memilihku sebagai salah seorang sahabatmu......

Kerana sudi luangkan masamu bersamaku......

Kerana sudi menjadi pendengar setiaku.....

Kerana sudi berkongsi suka dan duka denganku.....

Kerana sudi melayan setiap kerenahku....

Yang entah apa-apa.....

sahabat.....

Ketahuilah olehmu.....

Kau adalah di antara insan.....

Yang paling ku sayangi dan ku rindui.....

Hilangmu tak mungkin ada penggantinya.....

Sahabat.....

Sepimu tanpa sebarang berita.....

Membuatku tertanya-tanya.....

Apakah salahku kepadamu.....

Ku sedar siapa diri ini.....

Insan yang tak punya apa-apa....

Insan yang serba kekurangan.....

Sahabat.....

Seandainya takdir memisahkan kita.....

Ku pasrah segalanya.....

Andai itu telah tersurat.....

Maafkan aku wahai sahabat.....

Sesungguhnya aku amat menyayangi dan merinduimu.....

Kini dan selamanya.....

Sahabat.....

Doa dariku sentiasa mengiringi setiap langkahmu....

Dalam mengharungi liku-liku perjalanan hidup....

Moga kau beroleh kebahagiaan....


:: Jom, Berlari ke syurga ::

Salam Ukhuwah Fillah, Nurhaziemah


Thursday, June 9, 2011

Sebuah Pertemuan

Ada apa ya dengan akhawat?
Akhawat yang ku sayang
Akhawat yang ku cinta
Akhawat yang sentiasa berdampingan
Akhawat yang sentiasa berpimpingan tangan dalam gerakan
Akhawat yang sentiasa di sisi
Akhawat yang sentiasa ada untuk ukhtinya




Memang ada apa dengan akhawat?
Akhawat yang sentiasa membantu
Basuh, sidai, dan lipatkan baju

Potong,cuci dan masakkan
Sapu, kemas dan bersihkan rumah


Akhawat...
Disaat ada usrah, akhawat sudi hantar...jemput semula

Disaat ada kekurangan, akhawat akan cuba penuhi segala kekurangan
Disaat ada masalah, akhawat akan cuba selesaikan
Disaat ada kemuskilan, akhawat akan cuba rungkaikan

Ada apa lagi dengan akhawat?
Akhawat yang sentiasa obses untuk menyusun "batu bata" sehingga
tertegaknya UA
Akhawat yang sentiasa berhamasah menyusun saff-saff perjuangan
Akhawat yang sentiasa mengejar,melentur,membentuk bakal pewaris perjuangan



Akhawat... Segalanya terasa indah bila bersama
Masakan tidak akhawat, sudah banyak ujian yang kita lalui selama ini untuk merasai nikmat ukhuwah ini
Segalanya kita lalui bersama
Baik susah mahupun senang

Akhawat...
Indah saat pertemuan
Sedih saat perpisahan
Sesuatu yang sukar bagi ana untuk ungkapkan


Mungkin...
Kita akan berpisah sementara
Berat untuk ana lakukan, tapi demi tanggungjawab seorang anak, pelajar a
na terpaksa kuatkan hati
Ana punya cita-cita dan cinta...
Dimana kedua-duanya menuntut nilai sebuah pengorbanan





Ana masih belum pasti, adakah ana mampu berjauhan dengan antunna semua dalam tempoh masa yang tidak pasti?

Berpisah dalam tempoh sekejap saja mampu membuat ana menan
gis apatah lagi berpisah dalam tempoh masa yang tidak ketahui (haha)




YA, pasti
Kita akan terpisah
3 bulan
1 Tahun setengah ataupun selamanya
DIA lebih mengetahui






Kisah Sahabat


Jika aku jatuh kau bangunknlh
Jika aku jauh kau dekatkanlah
Jika Aku terpesong kau dekatkanlahSedarkan aku dgn KalamNya
Ingatkan aku dgn bicaraNya
Sungguh kaulah sahabat sejatiku

Jalan menuju PERSAHABATAN itu sukar
Kadang di uji bersama sengketa
Salah-memahami dan ego menjadi penghadang

Apakah kerna ketidakpuasan atau kecacatan
Pada diri seseorg itu menyebabkanKita tidak lagi bergelar SAHABAT??????


Mencari kwn yg mampu membuatkn kita bahagia
di dunia sukar...
Apatah lagi mencari SAHABAT yg mampu menggembirakn kita
di akhirat nnti?????

Knp bingung hndk memilih sahabat??
Pdahal trg-trgn
SAHABAT yg m'bwa ke jln kebenaran lebih baik dri SAHABAT yg tidak menjge Ketersopananya????


Memang semua org di dunia ini tidk
PERFECT!
Kita di dunia ini mmg saling memerlukn TEGUR-TEGURAN, Ingat-mengingati
itulah org yg tidak rugi...


"Ya Allah kau kurniakanlah kami sahabat yg yg bisa membwa kami ke syurga,bukn sahabat yg bisa mebinasakn kami.Agar kami dpt bertemu di Syurga nnti...Satuknlh hati2 kami di atas jln dakwahMu agar Islam terbina di atas DuniaMu"



Wednesday, June 8, 2011

Mimpi



Satu Impian Lebih Baik Dari Seribu Mimpi, Satu Kesedaran Lebih Baik Dari Seribu Impian,
Satu Tindakan Lebih Baik Dari Seribu Kesedaran, Satu Matlamat Lebih Baik Dari Seribu Tindakan,
Satu Keihklasan Lebih Baik Dari Seribu Matlamat.
Mulakanlah Walaupun Sedikit, Melencong Seinci Rugi Seribu Batu ‘


KEAZAMAN UNTUK BERJAYA
di atas kegagalan anda semalam
binalah bangunan hidupmu buat hari esok
letakkan batu-bata tujuan yang teguh, dan
sediakan puing-puing raksasa dari kejatuhanmu yang silam,
ukirkan menara-menara yang hebat, bagi
membenam lembah-lembah air mata kehampaan.
Usahalah dengan sabar, walaupun usaha anda itu perlahan.
Namun dari hari ke sehari, binaan itu akan tumbuh cemerlang.
Percayalah kepada Tuhan, dan dengan penuh keyakinan,
Bahawa anda akan berjaya dari apa yang anda usahakan.


Berjayalah orang-orang beriman iaitu mereka yang khusyuk dalam sembahyangnya dan mereka yang menjauhkan diri daripada perbuatan dan perkataan yang sia-sia
( Al-Mu’minun :1-3 )

Ketika kamu solat, anggaplah Allah di depanmu, syurga di kananmu, neraka di kirimu, malaikat Izrail di belakangmu dan kamu berdiri di atas rambut yg dikerat 7 menuju syurga.

senang tidak mesti bahagia,
susah tidak mesti gelisah,
kaya tidak mesti selesai masalah
miskin tidak mesti membuat masalah


berfikirlah, tapi jangan salah fikir;
merenunglah utk menginsafi,
bukan termenung yg tidak punya erti;
prihatinlah bukan sekadar perhati


Bersyukurlah kepada Allah atas kebaikan yang diberiNya,
Bersedihlah dengan dosa,
Bertenanglah dengan kesusahan,
dan ingatlah Allah setiap masa……

Hidup dengan cinta adalah hidup tanpa cita-cita. Cinta yang sebaik-baiknya adalah cinta yang bertalian dengan cita-cita. Cinta yang terbaik dari yang terbaik adalah menjadikan Tuhan sebagai cinta Agung dengan memperjuangkanNya dalam kehidupan.



Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat, asalkan kamu bersabar dan berpegang teguh dengan agama Allah.
Jika kamu bersabar, maka ia adalah lebih baik bagimu..